PARAGRAF INDUKTIF
1. Analogi:
a. Para atlet memiliki latihan fisik
yang keras guna membentuk otot-otot yang kuat dan lentur. Demikian juga dengan
tentara, mereka memerlukan fisik yang kuat untuk melindungi masyarakat.
Keduanya juga membutuhkan mental yang teguh untuk bertanding ataupun melawan
musuh-musuh di lapangan. Oleh karena itu, untuk menjadi atlet dan tentara harus
memiliki fisik dan mental yang kuat.
b. Lembaga pendidikan, khususnya pendidikan
kejuruan, dapat disamakan dengan pabrik.
Jika lembaga-lembaga pendidikan mengeluarkan lulusan-lulusannya, pabrik
mengeluarkan produksinya. Suatu lembaga
pendidikan yang berhasil mengeluarkan lulusan yang bermutu akan mendapat
penilaian yang tinggi dari masyarakat, sebagaimana masyarakat juga menilai
tinggi terhadap suatu pabrik yang menghasiikan produksi dengan mutu yang
baik. Produksi dengan mutu yang baik
tentu mempunyai kemungkinan pemasaran yang baik pula. Dengan kata lain, produksi yang bermutu baik
akan marketable. Pabrik penghasil
produksi yang bermutu itu akan dikenal oleh masyarakat dan apabila dapat
mempertahankan mutu produksinya, dia akan mendapatkan kepercayaan dari
masyarakat. Demikian pula halnya dengan
lembaga pendidikan. Apabila keluarannya
bermutu, lulusan lembaga pendidikan itu akan mudah mencari pekerjaan karena
lulusan-lulusannya dibutuhkan oleh masyarakat.
Dengan demikian, lembaga pendidikannya pun akan mendapat penghargaan
yang tinggi dari masyarakat. Jika
lembaga pendidikan dimaksud dapat mempertahankan mutu lulusan-lulusannya, ia
akan mendapat kepercayaan masyarakat.
2. Generalisasi:
a. Kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Purworejo memiliki 28 murid. Hari Kamis kemarin Bu
Endang memberikan ulangan matematika pada jam pengayaan. Dari hasilnya di
Ketahui Yang remidi hanya 2 siswa, yang mendapat nilai 75-85 sekitar 10 anak,
murid yang lainnya mendapat nilai 85 ke atas. Dapat diketahui bahwa XII IPS 1
pandai dalam pelajaran matematika.
b. Setelah karangan anak-anak kelas 3 diperiksa, ternyata Ali, toto, Alex,
dan Burhan mendapat nilai 8. Anak-anak yang lain mendapat 7. Hanya Maman yang
6, dan tidak seorang pun mendapat nilai kurang. Boleh dikatakan, anak
kelas 3 cukup pandai mengarang.
3. Paragraf Sebab Akibat
a. Sejumlah pedagang daging ayam di Purworejo
mengalami gulung tikar karena omset penjualan yang mereka peroleh tidak bisa
menutup modal awal. Minimnya omset penjualan karena turunnya jumlah pembeli, akibat
ketidakmampuan daya beli masyarakat.
b. Musim Penghujan tahun ini cukup
panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagi penyerap air banyak yang ditebang.
Di samping itu, sanitasi di kota itu tidak dirawas dengan semestinya. Ditambah
lagi dengan masyarakatnya yang selalu membuang sampah sembarangan. Oleh karena
itu, tidak mengherankan kota itu selalu dilanda banjir..
4. Paragraf
akibat sebab
a. Di Purworejo banyak pengusaha fotokopi yang
mengalami kerugian selama empat hari ini. Ekonomi pasar hampir mati total.
Kegitan para pegawai tidak seefektif biasanya begitu pula kegiatan belajar
mengajar di berbagai sekolah juga ikut tidakefektif. Beberapa hal ini
diakibatkan oleh listrik mati selama empat hari di kota tersebut.
b. Purworejo. Dimana- mana debu bertebaran.
Banyak orang yang beralih sebagai pedagang masker. Orang- orang malas untuk
beraktifitas. Ekonomi pasar juga hampir mati total. Jalanan juga lebih sepi
dari biasanya. Tugas rumah semakin banyak, yang biasanya mengepel lantai
semiinggu tiga kali menjadi setiap hari. Hal ini dikarenakan dampak dari erupsi
Gunung Merapi di Jogjakarta.
5. Paragraf Sebab Akibat 1 Akibat 2
a. Akhir-
akhir ini petani Purworejo gagal panen karena tanaman padi mereka diserang hama
keong. Hal ini menelan kerugian ratusan juta rupiah. Selain itu, distribusi
beras ke kota-kota besar seperti Surabaya dan Semarang terganggu. Persediaan di
desa ;pun juga semakin menipis. Sehingga pemerintah melakukan kebijakan
mengimpor beras dari Negara tetangga.
b. Para pedagang kurang
pengetahuan dalam menawarkan dagangannya. Hasil jualan para pedagang di Desa
Suka Maju hampir setiap bulan tidak memuaskan. Banyak barang dagangan yang
tidak laku jual. Banyak pula dagangan yang membusuk. Bukan itu saja, mereka
mengalami kerugian yang luar biasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar